Jumat, 18 November 2016
laporan ppl 2
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan atas kehadiran Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat dan rahmat-Nya, sehingga laporan observasi dan praktik pengalaman lapangan ini dapat penulis selesaikan tapat pada waktunya.
Adapun penulisan laporan program pengalaman lapangan ini di maksudkan untuk memenuhi salah satu syarat dalam mengakhiri kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangkaraya Tahun Ajaran 2015/2016.
Laporan ini dapat di selesaikan tentunya tidak lepas dari peran serta berbagai pihak. Maka pada kesempatan ini, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1. Ibu Dra. Ruli Meiliawati.M.Pd, selaku Kepala UP3L FKIP UNIVERSITAS PALANGKA RAYA.
2. Pihak UP3L yang mengkoordinasi kegiatan dan mahasiswa PPL II.
3. Bapak Drs. M. Ramli M.Pd selaku kepala sekolah SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya.
4. Semua guru pamong yang telah banyak memberikan bimbingan, dorongan dan masukan bagi kami selama PPL.
5. Ibu Dra. Sri Wahyutami, M.Si selaku dosen pembimbing yang juga telah banyak membantu memberikan masukan dan juga dorongan bagi kami selama PPL.
6. Semua guru-guru dan staf tata usaha SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya, serta
7. Rekan- rekan mahasiswa PPL II yang telah memberikan masukan dan saran kepada saya.
Penulis menyadari bahwa selama pelaksanaan PPL ini masih banyak terdapat kekurangan dan kekeliruan sebagaimana juga pada laporan ini. Oleh karenanya dengan segala kerendahan hati, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari semua pihak untuk kesempurnaan tulisan ini.
Demikian laporan ini penulis buat semoga bermanfaat bagi pembaca semua.Akhirnya penulis mengucapkan terima kasih.
Palangka Raya, Januari 2016
Praktikan,
RAHMADAN NOR
NIM : ACC 112 012
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN PROGRAM PENGALAMAN LAPANGAN (PPL-II)
PADA SMA MUHAMMADIYAH 1 PALANGKA RAYA
TAHUN AJARAN 2015/2016
Ditetapkan di : Palangka Raya
Pada tanggal : Januari 2016
Praktikan,
RAHMADAN NOR
ACC 112 012
Menyetujui,
Dosen Pembimbing
Dra. Sri Wahyutami, M.Si
NIP. 19580527 198303 2 001
Guru Pamong
Astutik, S.Pd
NIP. 19711218 200604 2 016
Mengetahui:
Kepala SMA Muhammadiyah 1 Palangkaraya
Drs. M. Ramli, M.Pd
NIP. 19651110 199303 1 006
DAFTAR ISI
HALAMAN i
KATA PENGANTAR ii
Lembar Pengesahana iv
DAFTAR ISI v
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Praktik Pengalaman Lapangan 1
1.2 Tujuan Praktik Pengalaman Lapangan 2
1.3 Bidang Studi yang diajarkan 2
1.4 Tempat Praktik Pengalaman Lapangan 2
1.5 Manfaat Praktik Pengalaman Lapangan 18
BAB II PELAKSANAAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
2.1 Masalah yang Dihadapi Selama Pelaksanaan PPL-II 20
2.1.1 Penyusunan RPP 20
2.1.2 Proses Pengajaran 20
2.1.3 Ekstrakurikuler 21
2.1.4 Hubungan Sosial Dengan Sekolah 21
2.1.5 Proses Bimbingan 21
2.2 Upaya Penanggulangan Masalah 22
2.2.1 Penyusunan RPP 22
2.2.2 Proses Pengajaran 22
2.2.3 Ekstrakurikuler 22
2.2.4 Hubungan Dengan Sekolah 22
2.2.5 Proses Bimbingan 22
BAB III KESIMPULAN DAN SARAN
3.1 Kesimpulan 24
3.2 Saran 25
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Praktik Pengalaman Lapangan
Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang merupakan salah satu mata kuliah yang wajib ditempuh oleh mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya terutama mahasiswa dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Palangka Raya. Salah satu program pendidikan di Perguruan Tinggi adalah mendidik manusia agar mampu mengatasi ilmu pengetahuan dan teknologi, berjiwa penuh pengabdian serta memiliki tanggung jawab yang besar terhadap masa depan Bangsa dan Negara Indonesia dalam rangka melaksanakan TRI DARMA Perguruan Tinggi. Melalui kegiatan PPL secara tidak langsung dapat mengembangkan kreativitas dan kemampuan calon-calon guru, sehingga dapat menciptakan serta membentuk guru yang profesional, berkualitas, terampil, berwibawa, menguasai lapangan pendidikan sesuai dengan tujuan dan cita-cita pendidikan nasional Indonesia, sesuai dengan tujuan pendidikan nasional seperti yang ditegaskan dalam Undang-Undang No. 2 Tahun 1989, berbunyi berikut :
“Pendidikan Nasional bertujuan mencerdaskan kehidupan Bangsa Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, keoribadian yang mantap dan mandiri serta tanggung jawab kemasyarakatan dan berbangsa (1:89)”.
Untuk mencapai tujuan Pendidikan Nasional itu, peningkatan mutu pendidikan merupakan titik berat pembangunan dewasa ini. Sekolah merupakan lembaga formal yang diselenggarakan dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat untuk memperoleh pendidikan. Untuk itu yang memegang peranan penting di sini adalah guru sebagai tenaga pendidik/pengajar yang profesional, dimana hal itu telah diprogramkan dalam PPL.
Pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dilatar belakangi oleh surat Keputusan Mendikbud RI, No.021/U/1982 dan peraturan pemerintah RI, No. 30 Tahun 1990.
1.2 Tujuan Praktik Pengalaman Lapangan
Tujuan umum PPL untuk mahasiswa calon guru yaitu memberikan pengalaman pendidikan secara faktual sehingga akan terbentuk kependidikan yang profesional yaitu tenaga pendidik yang memiliki seperangkat pengetahuan keterampilan dan sikap yang diperlukan bagi profesinya serta mampu menerapkan/memperagakan kinerja dalam situasi nyata, baik dalam kegiatan mengajar maupun tugas-tugas keguruan lain.
Tujuan khusus PPL adalah :
1 Mengenal secara cermat lingkungan fisik, administratif, akademik dan sosial psikologi sekolah tempat pelatihan berlangsung.
2 Menguasai berbagai keterampilan dasar mengajar.
3 Menerapkan berbagai keterampilan professional keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi nyata.
4 Mampu mengembangkan aspek pribadi dan sosial lingkungan sekolah.
5 Menarik kesimpulan edukatif dari penghayatan dan pengalamannya selama pelatihan melalui refleksi, menuangkan hasil refleksi itu dalam hasil laporan.
1.3 Bidang Studi Yang Di Ajarkan
Dalam pelaksanaan Program Pangalaman Lapangan ini bidang studi yang diajarkan oleh praktikan adalah Mata Pelajaran Kimia untuk SMA/Sederajat Kelas XI.
1.4 Tempat Praktik Pengalaman Lapangan
Pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan yang dijalankan praktikan dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya.
Adapun profil sekolah SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya secara umum adalah sebagai berikut :
Adapun hasil observasi yang dilakukan di Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Palangka Raya, Jl. RTA. Milono KM 1,5 Provinsi Kalimantan Tengah adalah sebagai berikut :
a. Observasi Fisik
Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Palangka Raya mempunyai bangunan permanen, berlantai beton dan beratap multiroof, serta halaman yang dilapisi dengan paving stone.
b. Observasi belajar mengajar di kelas
Observasi ini bertujuan agar mahasiswa mendapat pengetahuan dan pengalaman mengenai tugas guru, dalam hal ini mahasiswa mengikuti guru pamongnya saat mengajar di dalam kelas serta mendiskusikan strategi apa yang digunakan dalam mengajar.
c. Sejarah Sekolah
Sekolah Menengah Atas Muhammadiyah 1 Palangka Raya merupakan suatu lembaga formal yang didirikan oleh Yayasan Muhammadiyah atau pengurus Muhammadiyah pada tanggal 12 Desember 1977.
Berdasarkan akta pendiriannya SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya Pusat/COM/Majelis Pendidikan dan Kebudayaan. Secara resmi berdirinya terdapat pada nomor : 41154/11-1/KGT-77-1983 dengan status diakui pada Departemen Pendidikan dan Kebudayaan RI. Setelah berkiprah bersama lembaga pendidikan yang lain dalam rangka mencerdaskan bangsa, SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya terus berkembang dari status diakui dan mencapai jenjang Akreditasi DISAMAKAN berdasarkan surat keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor : 011/C/Kep/1/1989 tanggal 1 Februari 1989.
Pasang surut selama sekolah ini berdiri telah mengalami pergantian pimpinan kepala sekolah, sebagai berikut :
NAMA PERIODE TUGAS
1. Drs. H. RINCO NORKIM Tahun 1977 s/d 1975
2. Drs. A.A.GHANI Tahun 1979 s/d 1984
3. Ir. H. SYAHRIL SAMAD Tahun 1984 s/d 1986
4. DRS.H. BAHRUDDIN HM Tahun 1986 s/d 1988
5. SUTATI,BA Tahun 1988 s/d 1993
6. Drs. H. MUCHTAR Tahun 1993 s/d 1997
7. Drs. H. MARWAN SJUKUR Tahun 1997 s/d 1998
8. Drs.H.SOETOTO ADIWINARNO M.Pd Tahun 1998 s/d 2003
9. SUBARI, BA Tahun 2003 s/d 2009.
10. Drs. M. RAMLI, M.Pd Tahun 2009 s./d sekarang
Sampai dengan saat ini status sekolah telah mengalami perubahan sebagaimana SK berikut :
Status : Disamakan sesuai dengan keputusan Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah No. 011/C/Kep/I/1989tanggal :1 Pebruari 1989.
: AKREDITASI A berdasarkan Surat
Keputusan Badan Akreditasi Sekolah Propinsi KalimantaTengah Nomor : 34/Bas.Prov/ktg/VII/05Tanggal 31 Juli 2005.
: Tahun 2010 sebagai sekolah Standar
Nasional
d. Aktivitas Peserta Didik
Kegiatan atau aktivitas peserta didik dirancang oleh pihak sekolah yang meliputi beberapa kegiatan antara lain :
1. Kegiatan Kelompok Belajar
Kegiatan kelompok belajar ini dikoordinir langsung oleh beberapa guru kelas masing-masing. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan pemantapan peserta didik dalam belajar.
2. Implementasi Al –Islam dan Kemuhammadiyahan
Implementasi nilai keIslaman dan Kemuhammadiyahan dilakukan terhadap semua warga sekolah diantaranya melalui :
Kurikuler :
4 jam pelajaran Agama Islam dan 2 jam mata pelajaran Kemuhammadiyahan
Pembinaan Agama dan kemuhammadiyahan pada Pengajian rutin siswa dan guru serta staf.
Pelaksanaan Upgrade Guru perihal Kemuhammadiyah , Baitul Arqom 1 tahun sekali.
Sholat Ied dan Pemotongan Sapi Qurban
3. Kegiatan Olahraga
Kegiatan ekstrakurikuler dibimbing dan dikoordinir oleh guru bidang studi Penjaskes yang dibantu oleh guru kelas. Kegiatan ini antara lain : senam, gerak jalan, lomba lari, sepak bola, volley dan taekwondo. Selain kegiatan olahraga ini masih ada kegiatan ekstrakurikuler lainnya, seperti : pramuka, PMR, dan Paskibraka.
e. Pengelola Administrasi Sekolah
Administrasi sekolah ialah keseluruhan proses yang mempergunakan dan mengikutsertakan semua sumber potensi yang tersedia serta sesuai, baik untuk personal maupun material dalam usaha untuk mencapai suatu tujuan secara efektif dan efisien. SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya mempunyai kegiatan administrasi yang dipimpin dan dikoordinator oleh Kepala Sekolah serta dibantu oleh tenaga pengajar lainnya dalam mengelola administrasi sekolah.
Untuk lebih jelasnya dapat dilihat personil dan pelaksanaan tugasnya:
1. Kepala Sekolah
Kepala Sekolah dapat dikatakan sebagai administrator sekolah karena Kepala Sekolah berfungsi sebagai perencana, mengorganisasikan, mengarahkan dan mengawasi seluruh kegiatan pendidikan sekolah.
Tugas pokok Kepala SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya antara lain :
a. Urusan Akademik Pengajaran, meliputi :
- Bidang akademik bersama berkenaan dengan proses belajar mengajar
- Bidang Keuangan
- Bidang Kesiswaan
- Bidang personalia dan kepegawaian
- Bidang Sarana dan Prasarana
b. Urusan Kesiswaan dan Hubungan Sekolah dengan Masyarakat, meliputi :
- Menerima peserta didik baru
- Pengisian data peserta didik ke buku induk
- Membimbing, mengarahkan dan membina peserta didik
- Mengawasi dan mengarahkan kegiatan ekstrakurikuler serta intrakurikuler
- Mempromosikan keadaan SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya
- Membina hubungan baik antara sekolah dan masyarakat
c. Urusan Keuangan, meliputi :
- Mengambil dan membagikan gaji guru
- Menangani uang simpan pinjam arisan
- Menyiapkan usulan kenaikan pangkat
- Meneliti kenaikan gaji dan pangkat
d. Urusan bidang subsidi biaya, meliputi :
- Menerima dan membukakan uang BP3
- Membelanjakan uang BP3
- Membagikan uang kesejahteraan
- Membuat pertanggung jawaban keuangan
e. Urusan biaya operasional, meliputi :
- Merencanakan penggunaan Biaya Operasional Sekolah (BOS)
- Membuat pertanggung jawaban Biaya Opersional Sekolah (BOS)
Kegiatan Praktik Keguruan
Dalam tahap kegiatan ini dilakukan sebagai berikut :
a. Kegiatan Praktik Mengajar
Kegiatan praktik mengajar ini adalaah suatu kegiatan yang dilakukan oleh calon guru agar memiliki pemahaman dan pengetahuan yang factual dalam mengajar, kegiatan praktek mengajar dilaksanakan sebanyak 12 kali pertemuan atau tatap muka.
b. Kegiatan Persiapan Mengajar
Kegiatan membuat persiapan mengajar atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran wajib dibuat sebelum melaksanakan praktek mengajar, kemudian dikonsultasikan dengan supervisor I (guru pamong) dan supervisor II (dosen pembimbing).
c. Kegiatan Dasar Keterampilan Mengajar
Kegiatan dan dasar keterampilan mengajar memang diupayakan untuk ditingkatkan mengingat kegiatan ini baru diterapkan, sehingga pelaksanaannya masih belum sebagaimana yang diharapkan.Untuk lebih jelasnya dapat dilihat dalam lembar observasi dan dasar keterampilan yang dinilai dan diamati oleh masing-masing penilai atau guru pamong yang dapat dilihat pada keterampilan.
Kegiatan Praktik Non Keguruan
Kegiatan praktek non keguruan bertujuan untuk memperkenalkan kepada calon guru secara langsung dan memperluas wawasannya tentang berbagai aspek kegiatannya serta mekanisme pengelolaannya.Studi pengelolaan sekolah adalah bagian integral dari kegiatan praktek keguruan yang berupa pengenalan berbagai aspek kegiatan praktek non keguruan dan mekanisme pengelolaan dari segi edukatif maupun dari administrasinya di bawah bimbingan dan koordinasi kepala sekolah.
Studi pengelolaan sekolah dilaksanakan secara terintegrasi dimulai kegiatan PPL sampai akhir sebagai berikut :
a. Kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler untuk data hasil observasi terlampir
b. Sosial dan kultur sekolah
c. Integrasi sekolah
d. Hubungan sekolah dengan masyarakat
Adapun kegiatan tersebut meliputi:
a. Struktur Organisasi SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya, meliputi:
1. Kepala Sekolah
Sebagai penanggung jawab pelaksanaan pendidikan dan administrasi sekolah, dan juga sebagai perencana, pengorganisasian, pengawas dan pengevaluasian seluruh proses pendidikan.
2. Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulurn
Membantu dan mewakili kepala sekolah dalam melaksanakan tugas yang berhubungan dengan kurikulum.
3. Wakil Kepala Sekolah bagian Kesiswaan
Membantu dan mewakili kepala sekolah dalam melaksanakan tugas yang berhubungan dengan siswa.
4. Koordinator Tata Usaha
Membantu kepala sekolah dalam melaksanakan kegiatan pengelolaan administrasi kepegawaian, siswa mengurus administrasi keuangan, perpustakaan, dan investarisasi pelaksanaan proses belajar mengajar disekolah.
5. Petugas BK
Memberikan bimbingan dan layanan terhadap siswa yang mempunyai kesulitan dan permasalahan dalam bidang pribadi, belajar, sosial dan karier.
6. Wali kelas
Bertanggung jawab mengelola kelas dan mengkoordinator kegiatan yang berlangsung di kelas.
7. Dewan Guru
Membimbing siswa dalam proses belajar mengajar.
8. Siswa
Belajar dan melaksanakan tugas-tugas yang diberikan oleh sehingga proses belajar mengajar berlangsung dengan baik.
b. Profil Sekolah
1. Profil Sekolah
a. Identitas Sekolah
1. Nama sekolah : SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya
2. Alamat : Jl. RTA. Milono KM 1,5
3. Kelurahan : Langkai
4. Kecamatan : Pahandut
5. Kabupaten/Kota : Palangka Raya
6. Provinsi : Kalimantan Tengah
7. No. Telp : 0536 3222717
8. E-Mail : sma.muhammadiyah77@yahoo.com
b. Nama Yayasan : Perserikatan Muhammadiyah
1. Alamat Yayasan Pusat : Jl. Menteng Raya No. 62 Jakarta Pusat
2. Daerah : Jl. RTA. Milono KM 1,5 Palangka Raya
3. Telp : 0536 3222184
4. NNS : 202140606018
5. Jenjang Akreditasi : A
6. Tahun Pendirian : 1977
7. Tahun Beroperasi : 1983
8. Kepemilikan Tanah : Milik Perserikatan Muhammadiyah
9. Status Tanah : Sertifikat Hak Milik (SHM)
10. Luas Tanah : 20.600 m2
11. Luas Seluruh Tanah SMA : 972 m2
12. Status Bangunan : Milik Perserikatan Muhammadiyah
c. Identitas Kepala Sekolah
1. Nama : Drs. Ramli, M.Pd
2. NIP : 19651110 199303 1 006
3. Pendidikan Terakhir : Magister (S – 2)
4. Alamat Kantor : Jl. RTA. Milono KM 1,5
c. Visi dan Misi Sekolah
1. Visi : unggul dalam iptek dan imtaq, berakhlakul karimah dalam lingkungan sehat, tertib, aman dan penuh kekeluargaan.
2. Misi :
a. Mewujudkan Sumber daya Insani yang berkualitas, berwawasan keislaman dan keindonesiaan.
b. Mengaktualisasikan nilai-nilai Keislaman dan keindonesiaan
c. Memberdayakan seluruh potensi guna membekali peserta didik Ilmu pengetahuan dan mental untuk bekal pada jenjang pendidikan yang lebih tinggi dan dalam kehidupan bermasyarakat.
d. Menciptakan lingkungan belajar yang sehat, tertib, indah, aman dan penuh kekeluargaan.
d. Data siswa tahun ajaran 2013/2014
NO RUANG JUMLAH PESERTA DIDIK TOTAL JUMLAH
KELAS L P
1 X -1 12 10 22
2 X -2 11 11 22
3 X -3 10 14 24
4 X -4 8 14 22
5 X -5 14 9 23
6 XI IPA-1 8 15 23
7 XI IPA-2 10 12 22
8 XI IPA-3 9 15 24
9 XI IPS-1 12 10 22
10 XI IPS-2 12 9 21
11 XII IPA-1 8 20 28
12 XII IPA-2 9 19 28
13 XII IPS-1 12 6 18
14 XII IPS-2 9 12 21
JUMLAH 144 176 320
e. Prestasi
1. Lomba Pidato, Juara I Tingkat Kota Palangkaraya
2. Lomba MTQ, Juara I Tingkat Kota Palangkaraya
3. Lomba mengarang Lingkungan Hidup, Juara II Tingkat Kota Palangkaraya
4. PMR Juara 2 Putra Putri Tingkat Wira Kota Palangkaraya
5. Juara I Senam Poco-poco Tk. SMU Palangka Raya.
6. Juara II Volly Ball Tk. SMU.
7. Juara II Lomba Apresiasi Puisi tingkat Kota Palangka Raya
8. Juara I POPKOT dan POPDA Cabang Pencak Silat Tahun 2006,2007
9. Juara Pidato B. Inggris STAIN Palangka Raya
10. Juara I,II,III Pencak Silat Tingkat SMA Kota Palangka Raya 2007
11. Juara harapan III Lomba Tata Upacara Tingkat Kota Palangka Raya 2007
12. Juara II Dapur Umum Kemah Wira PMR Kota Palangka Raya 2007
13. Juara Umum II POP Kota Palangka Raya 2008
14. Juara I Lomba Mengarang tema NARKOBA Telkomsel Kalteng 2008
15. Juara III Olimpiade Olah Raga Nasional Cab. Pencak Silat Th 2008
16. Juara I,II,III Cab Pencak Silat Kej. Pencak Silat Perg. Tapak Suci 2008
17. Juara II dan III @ Olimpiade Science Kota Palangka Raya Th. 2008
18. Juara II Lomba Debat Bahasa Inggris Tk. SMA Se Kalimantan Tengah.2008
19. Juara Umum Hari Bahasa ( pidato, puisi, musikalisasi ) Tk, Kota P. Raya tahun 2011 dan 2012
20. Juara 2 dan 3 Pasang tandu dan P3K PMR sekota Palangka raya 2012
21. Juara i Lomba Baris Berbaris Paskibra Kota Palangka Raya Tahun 2012
22. Juara Umum Kejuaraan PencakSilat Walikota Palangka Raya Tahun 2013
23. Juara 1 salah satu Cabang Pencak silat putra O2OSN Kalteng
24. Finalis O2SN Nasional
25. Juara I Pencak Silat Putri O2 SN Kota P, Raya
26. Juara III Karate O2OSN Kota P raya
27. Juara 2,3 Cabang Lomba PMR Kota Palangka Raya
28. Juara Praktikum Biologi ,Tk Kalteng IAIN Palangka Raya
f. Sarana Pendukung
No Nama Alat Jumlah satuan Keterangan
1 Meja Guru – karyawan 48 Buah 3 rusak
2 Kursi Guru-karyawan 58 kayu, 12 besi Buah 10 rusak
3 Almari kantor ( kayu) 13 Buah Baik
4 Almari filling cabinet 2 Buah Baik
5 Almari kantor ( besi) 15 Buah Baik
6 Almari pajang 5 Buah Baik
7 Sofa 3 Set 1 set rusak
8 Rak buku 8 Buah Baik
9 Meja dapur 1 Buah Baik
10 Peralatan makan minum 2 Set Baik
11 Taplak hidangan 3 Set Baik
12 Televisi 2 Buah Baik
13 Komputer Pentium IV 15 Buah Baik
14 Printer 7 Buah 2 rusak
15 Sepeda motor Loncini 1 Buah Rusak
16 G. Presiden dan wapres 2 Set Baik
17 G. Panji Muhammadiyah 1 Set Baik
18 G. Gubernur-wakil 1 Set Baik
19 Papan Data 13 Buah Baik
20 Vas bunga 10 Buah Baik
21 Papan Tulis White board 14 Buah Baik
22 Papan Blackboard 18 Buah Baik
23 Jam dinding 7 Buah 2 rusak
24 Piala kejuaraan, medali 1 alamari Diinven khusus
25 Wireless 2 Buah 1 rusak
26 Laptop (Note Book ) 5 Buah 3 baik, 2 rusak
27 LCD 10 Buah 7 baik, 3 rusak
28 Layar LCD 4 Buah 3 baik,1 rusak
29 Pengeras suara-mic 3 Set Baik
30 Tangkai mic 2 Buah Baik
31 Amplifier- multifungsi 2 Buah Baik
32 Radio/tape 3 Buah Baik
33 Mesin TIK 3 Buah 2 rusak
34 Mesin stensil 1 Buah Non operasional
35 Mesin hitung /calculator 2 Buah Baik
36 Almari kaca 1 Buah Baik
37 Almari alat absen 1 Buah Baik
38 Alat / perangkat sholat 10 Buah seb. Dimasjid
39 Seragam Basket 1 Tim P. Mustakim
40 Seragam Volly Ball 1 Tim P. Mustakim
41 Seragam Sepak Bola 1 Tim P. Rusdy
42 Alat sedot debu 1 Buah Baik
43 Timbangan Badan 2 Buah 1 rusak
44 Bola Volly 10 Buah 8 pecah. Bocor
45 Bola Basket 5 Buah 3 bocor
46 Bola Sepak 10 Buah 8 bocor
47 Alat latihan bola 1 Set Baik
48 Starting lari 1 Set Baik
49 Net Volly, badminton 2 Set Baik
50 Bed-net pingpong 1 Set Baik
51 Tali besar plastic 20 meter Baik
52 Mistar roll 1 Buah Baik
53 Tensi meter 1 Buah Baik
54 Papan Pengumuman 3 Buah Baik
55 Maj. Dinding / peng. 5 Buah 1 rusak
56 Bendera merah putih 3 Buah 1 rusak
57 P. OSIS,Muhammadiyah 3 Buah Baik
58 Bendera latihan 2 Buah 1 rusak
59 Kereta Dorong/sampah 1 Buah Baik
60 Kipas angina 8 Buah Baik
61 Speedy Internet 1 instalasi Baik
62 Seragam Paskibraka 1 Set Baik
63 Tiang bendera halaman 2 Buah Baik
64 Mimbar, podium 2 Buah 1 rusak
65 Pesawat Telepon 1 Buah Baik
66 Kompor,listrik 3 Buah Baik
67 Dispenser 2 Buah 1 rusak
68 Kotak P3K 2 Buah Baik
69 Meja / kursi piket 1 Buah Baik
70 Inst. PDAM 1 Unit Baik
71 Ins. PLN,5000, 12000 kWh 2 Unit Baik
72 Ins. Telepon Dan Faxs 1 Unit Baik
73 Kursi dan meja siswa 520 Set 20 rusak
74 Salon/peng. Suara 7 Buah Baik
75 Ins dan Mesin Air 1 Buah Baik
76 Alat Pemadam Kebakaran 2 Buah Baik
1.5 Manfaat PPL-II
Adapun manfaat dari pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan ini sendiri bagi praktikum adalah :
1. Memberikan pengalaman bagi mahasiswa mengenali lingkungan fisik, administratif, akademik dan sosial psikologis sekolah tempat pelatihan berlangsung.
2. Mahasiswa dapat mengasah keterampilan mengajarnya baik dengan berbagai metode pembelajaran.
3. Mampu menerapkan berbagai kemampuan profesional keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi nyata.
4. Mampu mengembangkan aspek pribadi dan sosial di lingkungan sekolah.
5. Mampu menarik kesimpulan eduktif dari pengalaman selama pelatihan melalui refleksi itu dalam suatu laporan.
BAB II
PELAKSANAAN PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
2.1 Masalah yang Dihadapi Selama Pelaksanaan PPL-II
2.1.1 Penyusunan RPP
Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) adalah perangkat awal yang menjadi acuan mahasiswa praktikan PPL-II ketika melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas. Dalam hal ini penyusunan RPP sendiri disusun berdasarkan dengan silabus yang dimiliki oleh guru pamong dengan memperhatikan juga program pengajaran yang dimiliki oleh guru pamong berdasarkan kurikulum yang berlaku di sekolah SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya. Masalah atau kendala dalam penyusunan RPP itu sendiri, secara pribadi tidak terlalu banyak ditemui oleh praktikum atas bimbingan yang baik dari guru pamong dan dosen pembimbing PPL-II. Sedikit kendala yang dihadapi dalam pembuatan RPP adalah dalam pembuatan langkah-langkah pengajaran yang baik sehingga bisa menarik minat siswa untuk antusias dalam mengikuti pembelajaran, baik itu di dalam kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup.
2.1.2 Proses Pengajaran
Proses pengajaran di kelas adalah kegiatan utama dalam pelaksanaan PPL-II ini karena inilah yang merupakan tujuan utama dari pelaksanaan PPL-II itu sendiri. Proses pengajaran terdiri dari sembilan kali pelatihan yang terhitung dengan menggunakan RPP serta terdapat proses mengajar diluar pelatihan yang terhitung menggunakan RPP ditambah dengan Ujian PPL-II. Untuk pertama kali praktikan mengalami masalah dalam pengelolaan kelas agar kondisi kelas tetap kondusif dan siswa dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik. Untuk pertemuan selanjutnya tidak banyak ditemui kendala yang berarti karena praktikan sudah bisa menyesuaikan dengan kondisi kelas sehingga mudah melaksanakan proses pengajaran.
2.1.3 Ekstrakurikuler
Ekstrakurikuler adalah kegiatan non akademik yang dimiliki sekolah namun pelaksanaanya masih di dalam ruang lingkup sekolah serta diawasi dan dibina oleh sekolah. Dimana disini sekolah memiliki beberapa kegiatan ektrakurikuler antara lain seperti :HW (Hizwuj Wathan), PMR, OSIS, Pencak Silat, dan lain-lain. Banyak kegiatan ekstrakurikuler yang dimiliki sekolah SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya, sehingga membuat praktikan sulit untuk mengikuti kegiatan mana yang dapat dibantu dalam pembimbingannya karena juga memang bukan bidang yang dikuasai oleh praktikan. Jadi pada kegiatan ekstrakurikuler ini mahasiswa praktikan tidak terlalu banyak terlibat di dalamnya.
2.1.4 Hubungan Sosial Dengan Sekolah
Hubungan sosial dengan sekolah menjadi salah satu hal yang penting dalam melaksanakan kegiatan PPL-II karena dengan melaksanakan hubungan ini mahasiswa praktikan bisa dekat dengan dengan seluruh aparatur sekolah baik Kepala Sekolah, Staf TU, Guru dan Siswa. Melalui hubungan ini juga akan membuat praktikan bisa beradaptasi dengan baik di sekolah yang akhirnya akan membuat pelaksanaan dari PPL-II ini sendiri dapat berjalan dengan lancar. Dalam menjalin hubungan sosial sendiri praktikan tidak terlalu mengahadapi masalah dikarenakan pihak sekolah yang menerima baik seluruh mahasiswa PPL-II yang ada, sehingga membuat mahasiswa bisa cepat akrab dan beradaptasi.
2.1.5 Proses Bimbingan
Selama melaksanakan PPL-II mahasiswa praktikum melaksanakan yang namanya bimbingan dengan guru pamong dan dosen pembimbing PPL-II untuk pembuatan RPP serta berbagai hal yang penting dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Dalam hal ini tidak terdapat permasalahan yang begitu berarti dalam proses pembimbingan karena semuanya dapat berjalan dengan lancar hingga akhirnya praktikan bisa menyelesaikan kegiatan PPL-II di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya.
2.2 Upaya Penanggulangan Masalah
2.2.1 Penyusunan RPP
Upaya yang dilakukan dalam menanggulangi masalah dalam penyusunan RPP tadi yaitu dengan bimbingan dan konsultasi yang baik antara mahasiswa praktikum dengan guru pamong dan dosen pembimbing akhirnya masalah ini bisa dipecahkan. Mahasiswa praktikum mendapat arahan dan bimbingan dalam menentukan langkah-langkah pengajaran setiap pelatihan yang dilaksanakan termasuk ujian sehingga kegiatan belajar mengajar di kelas pun akhirnya dapat berjalan dengan lancar.
2.2.2 Proses Pengajaran
Masalah yang dihadapi dalam proses pengajaran adalah cara/metode penguasaan kelas yang digunakan dalam mengajar sehingga mempermudah penyampaian materi. Tetapi solusi yang dapat di gunakan oleh praktikan dengan mengajak siswa belajar sambil bermain dan bercerita agar siswa tidak merasa bosan dan mengantuk.
2.2.3 Ekstrakurikuler
Dalam kegiatan ekstrakurikuler selama pelaksanaan PPL-II semua mahasiswa praktikum menyesuaikan dengan kondisi yang ada di sekolah, ketika mendapat perintah untuk membantu membina atau membimbing siswa dalam kegiatan proses mengajar di ruangan, sesuai perintah dan jadwal yang diberikan mahasiswa praktikum melaksanakannya sesuai jadwal yang ada, namun pada pelaksanaanya mahasiswa praktikum tidak terlalu terlibat pada kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.
2.2.4 Hubungan Dengan Sekolah
Seperti yang dijelaskan pada pembahasan sebelumnya dalam hal hubungan dengan sekolah tidak terlalu ada masalah yang dihadapi dikarenakan mahasiswa praktikum bisa berbaur dan diterima oleh semua aparatur sekolah dengan baik sehingga menciptakan hubungan yang harmonis. Pada akhirnya mendukung atau memotivasi mahasiswa praktikum untuk benar-benar melaksankan kegiatan PPL-II dengan baik.
2.2.5 Proses Bimbingan
Sama halnya dengan proses hubungan dengan sekolah, dalam proses bimbingan kegiatan PPL-II sendiri tidak ditemui masalah yang dapat mempersulit praktikan. Semua proses bimbingan dari awal sampai akhir semuanya dapat berjalam dengan lancar sehingga tercipta mahasiswa praktikum yang siap untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas.
BAB III
PENUTUP
3.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil observasi yang telah kami lakukan di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya yang kemudian disusun dalam bentuk laporan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang dapat disimpulkan sebagai berikut :
1. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah suatu program yang mempersyaratkan kemampuan aplikatif terpadu dari keseluruhan pengalaman belajar sebelumnya ke dalam praktik pelatihan berupa kinerja dalam suatu hal yang berkaitan dengan jabatan keguruan.
2. Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya memiliki rangkaian sebagai berikut :
a. Kegiatan Pengenalan Lapangan
b. Kegiatan Praktik Mengajar
c. Kegiatan Praktik Non Keguruan
3. SMA Muhammdiyah 1 Palangka Raya berdiri pada tanggal 12 Desember 1977 dan memiliki bangunan sendiri sebagai tempat melaksanakan proses kegiatan belajar mengajar.
4. Jumlah tenaga pengajar di SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya cukup memadai dan pengalaman dalam bidang mengajar serta menjamin terselenggaranya kegiatan belajar mengajar.
5. SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya memiliki sistem pendidikan yang cukup baik. Proses belajar mengajarnya pun berlangsung normal dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang cukup memadai.
6. Kegiatan administrasi peserta didik, guru, pegawai dan ketatausahaan berjalan dengan baik di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah sehingga tercipta sistem manajemen yang baik dan hubungan sosial yang harmonis.
3.2 Saran
Sehubungan dengan pelaksanaan observasi, maka perlu kita perhatikan bersama adalah :
1. Disiplin dan tata tertib yang telah dilaksanakan agar dapat dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi.
2. Hendaknya alat-alat peraga dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam rangka menunjang pencapaian tujuan pembelajaran yang optimal.
3. Tingkatkan dan salurkan potensi yang ada di dalam diri peserta didik untuk meraih prestasi sesuai dengan bakat dan minat yang dimilikinya.
4. Bagi guru dan staf pengajar agar dapat senantiasa memberikan bimbingan dan motivasi belajar untuk peserta didik agar selalu bersemangat dan bergairah dalam belajar.
5. Mutu pendidikan SMA Muhammadiyah 1 Palangka Raya yang telah ada perlu ditingkatkan lagi untuk mencetak hasil pendidikan yang berkualitas dan memiliki kepribadian yang berakhlak mulia dan bertaqwa kepada Allah SWT.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar